Abu vulkanik tidak hanya bisa mengganggu pernapasan dan mata. Partikel abu yang menempel di wajah juga dapat membuat kulit terasa kering, gatal, perih, atau kemerahan.
Bagi sobat cakas yang tinggal di daerah yang terkena abu vulkanik, membersihkan wajah dengan cara yang benar sangat penting. Jangan langsung menggosok wajah menggunakan tangan, tisu, atau handuk karena partikel abu bisa bergesekan dengan kulit dan menyebabkan iritasi.
Lalu, apa saja dampak abu vulkanik pada wajah dan bagaimana cara membersihkannya dengan aman? Yuk, simak penjelasannya.
Apakah Abu Vulkanik Berbahaya untuk Wajah?
Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Abu vulkanik terdiri dari partikel batuan dan mineral yang sangat kecil. Partikel tersebut bisa terasa kasar saat bergesekan dengan kulit.
Pada sebagian orang, paparan abu vulkanik dapat membuat kulit menjadi:
- kering
- gatal
- kemerahan
- perih
- terasa panas
- atau lebih sensitif dari biasanya
Risikonya bisa lebih besar pada orang yang memang memiliki kulit sensitif atau sedang mengalami masalah pada lapisan pelindung kulit. Karena itu, wajah yang terkena abu vulkanik sebaiknya segera dibersihkan dengan cara yang lembut.
5 Dampak Abu Vulkanik pada Wajah yang Perlu Diketahui
1. Kulit Menjadi Kering
Setelah terkena abu vulkanik, kulit wajah bisa terasa lebih kering atau seperti tertarik. Kondisi ini dapat semakin terasa jika sobat cakas mencuci wajah menggunakan sabun yang terlalu keras atau menggosok kulit terlalu kuat. Sebaiknya gunakan pembersih wajah yang lembut dan tetap gunakan pelembap setelah mencuci wajah.
2. Wajah Menjadi Merah dan Iritasi
Partikel abu yang menempel pada wajah dapat menyebabkan gesekan. Jika wajah langsung di gosok menggunakan tisu, kapas, tangan, atau handuk, kulit bisa mengalami iritasi. Beberapa tanda iritasi yang bisa muncul antara lain:
- kulit kemerahan
- terasa gatal
- terasa perih
- terasa panas
- atau menjadi lebih sensitif
Jika mengalami kondisi ini, hindari menggaruk atau menggosok wajah.
3. Kulit Menjadi Lebih Sensitif
Kulit memiliki lapisan pelindung alami yang sering disebut skin barrier.
Sederhananya, skin barrier adalah lapisan yang membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus melindunginya dari berbagai gangguan dari luar. Jika kulit mengalami iritasi setelah terkena abu vulkanik, lapisan pelindung ini bisa menjadi lebih sensitif. Akibatnya, produk skincare yang biasanya terasa nyaman bisa saja terasa perih saat di gunakan.
4. Wajah Bisa Terasa Gatal atau Perih
Rasa gatal setelah terkena abu vulkanik bisa membuat sobat cakas ingin langsung menggaruk wajah. Namun, hal tersebut sebaiknya di hindari.
Menggaruk wajah saat masih ada abu yang menempel bisa membuat iritasi semakin parah. Bersihkan wajah terlebih dahulu dengan lembut. Jika rasa gatal atau perih tidak juga membaik, sebaiknya konsultasikan kondisi kulit kepada tenaga profesional.
5. Masalah Kulit yang Sudah Ada Bisa Semakin Terasa
Sobat cakas yang sebelumnya memiliki kulit sensitif, mudah kemerahan, atau sering mengalami iritasi perlu lebih berhati-hati. Paparan abu vulkanik bisa membuat kulit menjadi semakin tidak nyaman.
Karena kondisi kulit setiap orang berbeda, hindari mencoba berbagai produk atau treatment hanya karena sedang viral di media sosial.
Cara Membersihkan Wajah Setelah Terkena Abu Vulkanik
Membersihkan wajah dengan benar adalah salah satu langkah terpenting setelah terkena abu vulkanik.
1. Jangan Langsung Menggosok Wajah
Jika masih ada abu di wajah, jangan langsung mengelapnya menggunakan tisu, kapas, tangan, atau handuk. Menggosok wajah dalam keadaan kering bisa membuat partikel abu bergesekan dengan kulit.
2. Bilas Wajah dengan Air Bersih
Gunakan air bersih untuk membantu menghilangkan abu yang menempel. Bilas secara perlahan tanpa menggosok wajah terlalu kuat.
3. Gunakan Sabun Wajah yang Lembut
Setelah sebagian besar abu hilang, gunakan sabun wajah yang lembut atau gentle cleanser. Usapkan menggunakan ujung jari secara perlahan. Hindari penggunaan scrub atau alat pembersih wajah yang kasar ketika kulit sedang sensitif.
4. Keringkan Wajah Secara Perlahan
Setelah mencuci wajah, jangan menggosok wajah dengan handuk. Gunakan handuk yang bersih dan lembut. Tepuk-tepuk perlahan hingga wajah kering.
5. Gunakan Pelembap
Setelah wajah bersih, gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Pelembap dapat membantu menjaga kulit agar tidak semakin kering dan terasa tidak nyaman.
Skincare Apa yang Sebaiknya Digunakan?
Setelah terkena abu vulkanik, sobat cakas tidak perlu langsung menggunakan banyak produk skincare. Justru, saat kulit sedang sensitif, perawatan yang sederhana biasanya lebih nyaman.
Sobat cakas bisa menggunakan urutan sederhana seperti pembersih wajah lembut → pelembap → sunscreen pada siang hari.
Untuk sementara, hindari penggunaan produk yang bisa membuat kulit semakin sensitif, seperti:
- scrub wajah,
- peeling,
- exfoliating toner,
- atau terlalu banyak bahan aktif sekaligus.
Jika kulit terasa sangat perih, panas, atau kemerahan, sebaiknya jangan mencoba produk baru terlebih dahulu.
Apakah Boleh Double Cleansing Setelah Terkena Abu Vulkanik?
Boleh atau tidaknya double cleansing tergantung kondisi kulit. Hal yang paling penting adalah membersihkan abu terlebih dahulu menggunakan air bersih.
Jika sobat cakas memakai makeup atau sunscreen, pembersihan tambahan mungkin di perlukan. Namun, lakukan secara lembut.
Jika setelah mencuci wajah kulit sudah terasa sangat kering, perih, atau panas, jangan terus-menerus membersihkannya karena terlalu sering mencuci wajah juga bisa membuat kulit semakin sensitif.
Kapan Harus Memeriksakan Kondisi Kulit?
Keluhan ringan biasanya bisa berkurang setelah wajah di bersihkan dan di rawat dengan lembut. Namun, sobat cakas sebaiknya melakukan konsultasi jika mengalami:
- kemerahan yang tidak kunjung hilang,
- rasa panas atau terbakar,
- gatal yang berat,
- kulit terasa sangat perih,
- muncul ruam,
- wajah membengkak,
- kulit menjadi luka,
- atau masalah kulit semakin parah.
Jika kondisi kulit sedang bermasalah, sebaiknya jangan langsung melakukan treatment wajah sebelum mengetahui kondisi kulit terlebih dahulu.
Jangan Terburu-buru Melakukan Treatment
Setelah terkena abu vulkanik, mungkin ada keinginan untuk langsung melakukan facial, peeling, atau treatment agar wajah terasa lebih bersih.
Namun, jika kulit sedang merah, perih, atau terasa panas, treatment sebaiknya tidak di lakukan sembarangan. Kondisi kulit setiap orang berbeda.
Karena itu, konsultasi terlebih dahulu dapat membantu menentukan perawatan yang lebih sesuai dengan kondisi kulit sobat cakas.
Konsultasi Kondisi Kulit di RSa Aesthetic Clinic Bandung
Bagi sobat cakas yang berada di wilayah Bandung Selatan, Cangkuang, Soreang, Banjaran, Baleendah, Katapang, dan sekitarnya, kondisi kulit dapat di konsultasikan di RSa Aesthetic Clinic.
Melalui konsultasi, kondisi kulit dapat di periksa terlebih dahulu sebelum menentukan jenis perawatan yang sesuai. Hal ini penting karena kulit yang hanya mengalami kekeringan tentu membutuhkan penanganan yang berbeda dengan kulit yang sedang mengalami iritasi.
Sobat cakas juga tidak perlu langsung melakukan treatment. Pemeriksaan awal dapat membantu mengetahui kondisi kulit dan langkah perawatan yang lebih sesuai.
RSa Aesthetic Clinic, Jl. Ciluncat No.17, Ciluncat, Kec. Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
📱 Konsultasi & Reservasi: 085321478003
baca juga : Wajah Lebih Cerah dan Awet Muda dengan Treatment DNA Salmon di RSa Clinic
Sobat cakas bisa menghubungi admin terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal konsultasi dan pilihan treatment yang tersedia.
Cara Melindungi Wajah dari Abu Vulkanik
Mencegah paparan abu tentu lebih baik daripada mengatasi iritasi setelahnya. Jika kondisi udara sedang di penuhi abu vulkanik, beberapa hal yang dapat di lakukan antara lain:
- Kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak penting
- Hindari daerah yang memiliki banyak abu
- Gunakan masker yang sesuai
- Lindungi mata dan kulit saat berada di luar rumah
- Jangan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor atau terkena abu
- Setelah berada di tempat yang aman, segera bersihkan wajah dengan lembut
- Ganti pakaian yang terkena abu agar partikel tidak kembali mengenai kulit
Dampak abu vulkanik pada wajah tidak boleh di anggap sepele. Abu yang menempel pada kulit dapat menyebabkan wajah menjadi kering, gatal, merah, perih, atau lebih sensitif.
Hal paling penting yang perlu sobat cakas ingat adalah jangan langsung menggosok wajah yang masih terkena abu vulkanik.
Bilas wajah menggunakan air bersih, gunakan sabun wajah yang lembut, keringkan secara perlahan, kemudian gunakan pelembap.
Jika kondisi kulit tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, sebaiknya lakukan konsultasi.
Sobat cakas yang berada di Bandung dan sekitarnya dapat berkonsultasi di RSa Aesthetic Clinic untuk mengetahui kondisi kulit dan pilihan perawatan yang sesuai.
- RSa Aesthetic Clinic, Jl. Ciluncat No.17, Ciluncat, Kec. Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
- Konsultasi & Reservasi, 085321478003
Jangan asal melakukan treatment. Kenali kondisi kulit terlebih dahulu agar perawatannya lebih tepat.
FAQ Seputar Abu Vulkanik dan Kulit Wajah
Apakah abu vulkanik bisa membuat wajah iritasi?
Bisa. Pada sebagian orang, abu vulkanik dapat membuat kulit terasa kering, gatal, merah, atau perih.
Apakah wajah yang terkena abu boleh langsung dilap dengan tisu?
Sebaiknya tidak. Bilas wajah menggunakan air terlebih dahulu agar abu tidak bergesekan dengan kulit saat di lap.
Apakah boleh memakai scrub setelah terkena abu vulkanik?
Sebaiknya hindari scrub jika kulit sedang merah, perih, atau sensitif. Scrub dapat membuat kulit semakin teriritasi.
Apakah boleh facial setelah terkena abu vulkanik?
Tergantung kondisi kulit. Jika wajah sedang merah atau terasa perih, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum melakukan facial atau treatment lainnya.
Bagaimana jika wajah tetap merah setelah dibersihkan?
Jika kemerahan tidak kunjung berkurang atau di sertai rasa panas, gatal berat, bengkak, atau perih, sebaiknya lakukan pemeriksaan.
Di mana bisa konsultasi kulit di Bandung Selatan?
Sobat cakas dapat berkonsultasi di RSa Aesthetic Clinic, Jl. Ciluncat No.17, Ciluncat, Kec. Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Untuk informasi dan reservasi, hubungi 085321478003.






